[Teori & Praktek] Belajar Membuat Website dari Nol Menggunakan WordPress pada VPS

Belajar Membuat Website dari Nol Menggunakan WordPress pada VPS (Virtual Private Server)

Pada artikel ini akan menjelaskan bagaimana caranya membuat website dari nol menggunakan cms WordPress (tanpa coding) pada server sendiri/private server (vps) dengan biaya rendah. Jadi kita harus sudah mempunyai (membeli) domain dan vps. OS yang digunakan pada vps adalah Linux Ubuntu 20.04.

Daftar isi :

  1. Tentukan Jenis Website yang akan dibuat
  2. Pilih Platform Website
  3. Pilih Nama Domain yang menarik
  4. Pilih Penyedia Hosting Terbaik
  5. Install Control Panel Pada Server (CyberPanel)
  6. Install WordPress
  7. Optimalisasi Pengaturan WordPress
  8. Mengamankan Server VPS
  9. Pengujian Performa Website (Tanpa CDN)
  10. Optimalisasi Website dengan CDN
  11. Pengujian Performa Website (Dengan CDN)
  12. Monitoring Server VPS

Tujuan dari atikel ini adalah pengenalan dan pembelajaran dalam pembuatan website dengan mudah tanpa perlu coding dari nol dan menerapkanya pada server anda sendiri dengan biaya rendah. Diharapkan anda bisa mendapatkan wawasan secara konsep dan teknis dalam mengadministrasi server untuk kebutuhan pembuatan website secara mandiri dan sehingga bisa diterapkan secara profesional.



1. Tentukan Jenis Website yang akan dibuat

Sebelum membahas secara teknis cara membuat website dari nol, langkah pertama yang harus diperhatikan adalah menentukan jenis website apa yang akan anda buat. Dengan memiliki tujuan yang jelas , maka langkah-langkah membuat website dari nol akan lebih efisien, jelas dan terarah.

Berikut beberapa jenis website:

  • Website Toko Online > Website untuk berjualan produk secara online. Proses pembuatan website toko online cukup mudah dengan adanya platform seperti WooCommerce dan Shopify. Biasanya, website toko online memerlukan fitur keamanan tambahan seperti payment gateway dan SSL certificate.
  • Website Portofolio > Website Portofolio pada umumnya digunakan untuk memperlihatkan hasil karya, seperti desain digital, tulisan/paper, atau bisa juga berupa resume (cv) berbentuk halaman web.
  • Website Prusahaan > Website yang berisi mengenai informasi terkait sebuah perusahaan. Dengan memiliki website perusahaan maka anda tidak perlu susah payah menjelaskan ke banyak orang mengenai profile perusahaan. Tinggal anda arahkan ke website, maka mereka akan menemukan informasi lengkap tentang bagaimana perusahaan anda dan apa saja yang dijual, dimana lokasinya dan bagaimana iklim perusahaan anda.
  • Website Pemerintahan > Website yang dikelola oleh pemerintah dengan tujuan untu penyampaian informasi dan komunikasi dari pemerintah tertentu kepada masyarakat yang tinggal di daerah tersebut.
  • Website Sekolah/Kampus > Website yang berisi mengenai informasi terkait program studi, agenda akademik, kurikulum, alamat sekolah/kampus, dan lain-lain.
  • Website Pribadi > Website Pribadi (blog) merupakan website yang bisa anda gunakan untuk berbagi informasi, tutorial, opini, atau pengalaman pribadi. Cara membuat blog jauh lebih mudah dibandingkan dengan membuat website bisnis atau toko online.
  • Website Online Forum > Website Online Forum merupakan sebuah website yang digunakan sebagai media diskusi dan berbagi informasi. Biasanya di dalam website forum akan terdapat banyak topik diskusi yang bisa anda lihat dan berinteraksi langsung dengan member forum tersebut.
  • Website Portal Berita > Website portal berita biasanya menyajikan berbagai informasi terkini tentang berbagai isu di sekitar kita. Biasanya, portal berita akan memerlukan manajemen konten yang lebih rumit.

Pada artikel ini akan coba membuat jenis Website Pribadi.



2. Pilih Platform Website

Platform untuk membuat website biasanya dikenal dengan sebutan Content Management System (CMS). Dengan CMS anda bisa membuat website tanpa harus perlu tahu & mengerti terkait coding, dan anda juga tidak perlu mengetikkan kode HTML, CSS bahkan PHP.

CMS adalah sebuah sistem pengelolaan untuk seluruh konten yang diperlukan untuk membuat sebuah website seperti template, gambar, video, logo, teks, dan sebagainya. Software CMS inilah yang memungkinkan anda dapat membuat sebuah website tanpa perlu pengetahuan teknis sama sekali.

Berikut beberapa jenis platform website:

  • WordPress
  • Drupal
  • Joomla
  • Magento
  • MediaWiki
  • PrestaShop
  • DotCMS
  • Silverstripe
  • ConcreteCMS
  • ProcessWire
  • Wix

Pada artikel ini akan coba membuat website dengan Platfom WordPress, karena CMS WordPress merupakan CMS paling ringan dan cepat saat diakses orang-orang dan merupakan CMS paling populer.



3. Pilih Nama Domain yang menarik

Domain berfungsi sebagai alamat website anda agar orang-orang bisa dengan mudah mengakses website Anda di web browser. Ketika anda ingin mengunjungi website sys-ops.id, anda hanya perlu mengetikkan sys-ops.id di browser lalu muncul website sys-ops.id.

Domain tidak harus selalu berakhir dengan .COM. Anda juga bisa memilih salah satu ekstensi domain yang ada seperti: .ID, .CO.ID, .WEB.ID, .MY.ID, .ME, .PW, .NET, .INFO, .ONLINE, .SITE, .WEBSITE, .STORE, .ORG, .CLUB, .VIP, .WIKI, .SHOP, .PRO, .XYZ dan lain sebagainya.

Berikut penyedia jasa domain yang ada di Indonesia: Domainesia, IDCloudHost, Exabytes, IDwebhost, Hostnic, Dracoola, Jetorbit, Dewabiz, DapurHosting, NiagaHoster, JogjaHost, Qwords, JagoanHosting, WarnaHost, Hostinger, dll.

[Bukan Promo] Pada artikel ini untuk Testing Domain menggunakan jasa dari Domainesia, karena sering ada beberapa ekstensi domain bagus yang di diskon sampai 97% pada tahun pertama.



4. Pilih Penyedia Hosting Terbaik

Hosting merupakan ruang dalam sebuah server yang dapat disewakan untuk menyimpan file yang dibutuhkan oleh website.

Ada beberapa jenis layanan hosting, yaitu WordPress Hosting, Shared Hosting, Cloud Hosting, VPS Hosting, Cloud Server. Setiap jenis hosting punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

  • WordPress Hosting > Jenis hosting yang paling simple dari semua jenis hosting lainnya. Jenis hosting ini diperuntukan untuk anda yang ingin secara mudah untuk membuat website menggunakan platform CMS WordPress. Secara otomatis ketika order hosting ini anda akan langsung dibuatkan website dengan wordpress. Anda hanya perlu mengatur isi konten website dan mengubah desain tampilan website anda. Jenis hosting ini paling murah dari semua jenis hosting lainnya.
  • Shared Hosting > Jenis hosting yang paling populer dari semua jenis hosting lainnya. Jenis hosting ini biasanya digunakan oleh pemula maupun untuk website yang tidak memerlukan Bandwidth, RAM, dan kapasitas penyimpanan besar. Pengguna juga tidak perlu untuk memiliki pengetahuan teknis tingkat lanjut, karena pengelolaan server dilakukan oleh penyedia layanan. Para pengguna shared hosting berbagi server dengan satu sama lain. Dan biasanya satu pengguna bisa memiliki lebih dari satu website. Oleh sebab itu, performa website anda bisa saja terpengaruh oleh aktivitas dan masalah yang terjadi pada sesama pengguna shared hosting yang berada di server yang sama.
  • Cloud Hosting > Jenis hosting yang mempunyai resource yang berasal dari beberapa server fisik terpusat yang berjalan secara bersamaan (cluster). Dengan demikian, website pengguna cloud hosting jarang mengalami downtime. Ketika jika salah satu server sibuk atau bermasalah, aktivitas dari website tersebut akan menggunakan server lain yang normal. Oleh karena itu, layanan cloud hosting dapat menampung traffic dalam jumlah yang sangat besar. Selain itu anda dapat menambah sumber daya sesuai dengan kebutuhan.
  • VPS Hosting > Virtual Private Server (VPS) merupakan jenis hosting yang sumber dayanya berasal dari satu server fisik, yang kemudian dibagi lagi menjadi beberapa server virtual yang lebih kecil. Masing-masing server virtual berjalan seperti dedicated server. Ketika anda menggunakan layanan VPS, sumber daya VPS tersedia khusus hanya untuk anda dan tidak terpengaruh oleh pengguna lainnya. Jadi anda dapat menyesuaikan konfigurasi server sesuai dengan keinginan anda termasuk memasang berbagai aplikasi seperti control panel dan lain-lain. Jenis hosting ini membutuhkan pengetahuan teknis yang lebih dalam terkait dengan server dan sistem operasi linux.
  • Cloud Server > Jenis hosting ini hampir sama dengan VPS Hosting, bedanya sumber dayanya berasal dari beberapa server fisik (cluster). Jenis hosting ini mempunyai performa paling tinggi dengan spek server paling terbaru dan juga sangat fleksible karena bisa menambahkan dan mengurangi jumlah server virtual secara otomatis sesuai ketentuan pengguna sehingga layanan website anda akan selalu online dan tidak anda downtime. Penyedia cloud server biasanya mempunyai beberapa data center yang saling terhubung untuk penggunaan disaster recovery. Jadi anda bisa mempunyai beberapa server virtual yang anda simpan di beberapa data center agar ketika ada data center yang bermasalah layanan website anda tetap online karena anda masih punya server virtual di data center lain. Jenis hosting ini paling mahal dari semua jenis hosting lainnya.

Berikut penyedia jasa domain yang ada di Indonesia: Domainesia, IDCloudHost, Exabytes, IDwebhost, Hostnic, Dracoola, Jetorbit, Dewabiz, DapurHosting, NiagaHoster, JogjaHost, Qwords, JagoanHosting, WarnaHost, Hostinger, dll.

Tips: Pastikan sebelum anda memilih penyedia jasa hosting anda sudah membaca review dari pengguna lain, kemudian bandingkan fitur dan harga yang ditawarkan, dan yang paling penting adalah jaminan server uptime dan respond time dari teknisi penyedia jasa ketika ada permasalahan yang anda tanyakan.

[Bukan Promo] Pada artikel ini akan menggunakan jenis layanan VPS Hosting. Dengan Testing Server menggunakan jasa dari Hostnic (elastis.id), karena metode pembayarannya menggunakan sistem Pay As You Go dengan minimal pemakaian 1 jam barulah saldo credit kita akan terpakai. Sistem Pay As You Go ini sangat cocok untuk pembelajaran/pemula karena jika kita tidak mempunyai layanan vps maka soldo kita tidak akan terpotong dan juga masa aktifnya fleksibel selama masih ada saldo credit vps kita akan tetap aktif, selian itu akan dapat free kredit 50K saat pertama daftar. Sebenarnya ada juga penyedia jasa lain seperti IDCloudHost yang sudah menggunakan sistem Pay As You Go, silahkan anda bandingkan sendiri.

Sistem Operasi (OS) yang digunakan adalah Ubuntu 20.04 LTS



5. Install Control Panel Pada Server (CyberPanel)

Pastikan anda sudah membeli domain dan server vps pada penyedia jasa yang anda inginkan. Akses vps anda lewat ssh menggunakan aplikas putty pada windows.

Ada banyak control panel yang bisa anda gunakan, seperti yang paling populer adalah cPanel dan Plesk selain itu ada juga CyberPanel, aaPanel, VestaCP, EHCP, ISPConfig, CentOS Web Panel, Direct Admin, ZesleCP, ZPanel, Virtualmin, Webmin, dll.

Pada artikel ini akan menggunakan control panel dari CyberPanel, karena bersifat opensource (gratis) dan juga menggunakan web server OpenLiteSpeed yang merupakan web server paling cepat dan gratis. Jadi jika website yang akan kita buat menggunakan platform wordpress yang merupakan cms paling ringan dan cepat lalu di kombinasikan dengan web server paling cepat (OpenLiteSpeed) maka website anda akan semakin ringan, cepat, dan responsif walaupun saat mengalami lonjakan pengunjung.

  • Spek vps yang digunakan pada artikel ini:
  • 1 VCPU, 2GB RAM, 20GB Disk, OS: Ubuntu 20.04 dan IP publik: 103.169.7.155
  • Akses vps anda dengan putty
  • Update repository index ubuntu pada vps anda
apt update && apt upgrade -y
  • Install CyberPanel pada vps anda
sh <(curl https://cyberpanel.net/install.sh || wget -O - https://cyberpanel.net/install.sh)
  • Pilih nomor 1 (Install CyberPanel) > pilih nomor 1 (Install CyberPanel with OpenLiteSpeed) > Full installation (Y) > Remote MySQL (N) > Tekan Enter untuk install versi terbaru > Choose set password (S) > Install memcached & PHPextension (Y) > Install Redis & PHPextension (Y) > Run watchdog kill (Y) > tunggu sekitas 30-60 menit proses instasllasi cyberpanel.
CyberPanel Installer v2.3.2
1. Install CyberPanel.
2. Exit.
  Please enter the number[1-2]: 1

CyberPanel Installer v2.3.2
RAM check : 140/1983MB (7.06%)
Disk check : 2/20GB (12%) (Minimal 10GB free space)
1. Install CyberPanel with OpenLiteSpeed.
2. Install Cyberpanel with LiteSpeed Enterprise.
3. Exit.
  Please enter the number[1-3]: 1

Install Full service for CyberPanel? This will include PowerDNS, Postfix and Pure-FTPd.
Full installation [Y/n]: Y

Do you want to setup Remote MySQL? (This will skip installation of local MySQL)
(Default = No) Remote MySQL [y/N]: N

Press Enter key to continue with latest version or Enter specific version such as: 1.9.4 , 2.0.1 , 2.0.2 ...etc
<tekan enter>
Branch name set to v2.3.2

Please choose to use default admin password 1234567, randomly generate one (recommended) or specify the admin password?
Choose [d]fault, [r]andom or [s]et password: [d/r/s] s
Please enter your password: <masukan password admin>
Password: Confirm Password: <masukan password admin>

Do you wish to install Memcached process and its PHP extension?
Please select [Y/n]: Y

Do you wish to install Redis process and its PHP extension?
Please select [Y/n]: Y

The watchdog script will be automatically started up after installation and server reboot
If you want to kill the watchdog , run watchdog kill
Please type Yes or no (with capital Y, default Yes):
Yes
  • Proses installasi CyberPanel selesai
###################################################################
                CyberPanel Successfully Installed
                Current Disk usage : 7/20GB (39%)
                Current RAM  usage : 326/1983MB (16.44%)
                Installation time  : 0 hrs 50 min 0 sec

                Visit: https://103.169.7.155:8090
                Panel username: admin
                Panel password: *****

             Run cyberpanel help to get FAQ info
             Run cyberpanel upgrade to upgrade it to latest version.
             Run cyberpanel utility to access some handy tools .

              Website : https://www.cyberpanel.net
              Forums  : https://forums.cyberpanel.net
              Wikipage: https://docs.cyberpanel.net
              Docs    : https://cyberpanel.net/docs/

            Enjoy your accelerated Internet by
                CyberPanel & OpenLiteSpeed
###################################################################
If your provider has a network-level firewall
Please make sure you have opened following port for both in/out:
TCP: 8090 for CyberPanel
TCP: 80, TCP: 443 and UDP: 443 for webserver
TCP: 21 and TCP: 40110-40210 for FTP
TCP: 25, TCP: 587, TCP: 465, TCP: 110, TCP: 143 and TCP: 993 for mail service
TCP: 53 and UDP: 53 for DNS service
Would you like to restart your server now? [y/N]: Y
  • Untuk akses ke dalam dashboard CyberPanel menggunakan url: https://ip_address_vps:8090 (https://103.169.7.155:8090) menggunakan user: admin dan password yang sebelumnya sudah di set saat proses installasi.
  • Tampilan dashboard CyberPanel
  • Lewat dashboard ini kita bisa mengadministrasi hosting website kita sendiri, kita bisa menambahkan domain, menambahkan record dns, membuat database, membuat email, membuat ftp, memilih versi php, dll.

Menambahkan Private NameServer dan pointing domain ke server vps anda

  • Masuk ke client area untuk manajemen domain di website penyedia tempat anda membeli domain
  • Domain yang akan digunakan pada artikel ini adalah: bikinin.website
  • Tampilan client area tiap penyedia hosting pasti berbeda, yang pasti anda harus menemukan menu Private Nameservers untuk membuat nameservers sendiri.
  • Masukan nama nameserver: ns1 dan ns2 dengan IP address vps anda
  • Ganti Nameservers domain anda, secara default masih menggunakan bawaan dari penyedia hosting domain. Ganti dengan private nameserver yang barusan sudah dibuat.

Menambahkan Nameservers pada CyberPanel

  • Masuk kembali ke dashboard CyberPanel, lalu buat Nameservers, masukan nama domain yang sudah anda beli beserta private nameservers yang sebelumnya sudah dibuat dan ip server vps anda.

Menambahkan Website pada CyberPanel

  • Tambahkan Website pada CyberPanel
  • Pilih Package: Default, Owner: Admin, masukan nama domain anda pada Domain Name, pilih versi php, ceklis SSL, DKIM support, open_basedir_Protecction.
  • Tunggu beberapa detik hingga proses selesai.

Verifikasi DNS Record

  • Verifikasi dns, nameserver dengan dnschecker.org
  • Pastikan domain anda sudah mengarah ke IP server vps anda, dan nameserver-nya sudah menggunakan. Jika belum resolved semua, tunggu beberapa saat sekitar 5-15 menit
  • Verifikasi domain anda pada browser, pastikan sudah muncul tampilan seperti berikut, yang artinya website anda sudah aktif dan mengarah ke server vps anda.

Opsional

  • Anda dapat menambahkan subdomain website menggunakan domain anda pada CyberPanel
  • Pastikan anda sudah menambahkan website (domain utama) anda pada cyberpanel, lalu tentukan nama subdomain website yang ingin anda buat.
  • Anda juga dapat menambahkan email pada CyberPanel menggunakan domain anda
  • Pilih domain anda, lalu tentukan nama email yang ingin anda buat
  • Jika ingin login ke email, bisa masuk ke menu Access Webmail
  • Jika anda ingin menambahkan dns record dan mengarahkannya ke server lain bisa masuk ke menu Add/Delete Records lalu pilih domain anda.
  • Untuk fitur lainya bisa anda explore sendiri


6. Install WordPress

  • Install WordPress pada domain anda, masuk ke menu List Website > Manage
  • Akan muncul tampilan management website domain anda, scroll ke bawah cari Application Installer lalu pilih WP + LSCache
  • Akan muncul tampilan installasi wordpress, masukan nama website, user & password wordpress
  • Tunggu beberapa saat hingga proses installasi selesai

Verifikasi installasi WordPress

  • Verifikasi website anda, pastikan website anda sudah menggunakan wordpress dengan mengakses domain anda pada browser.
  • Jika ingin masuk ke dalam dashboard wordpress anda bisa menggunakan url: http://nama_domain_anda/wp-login.php ,lalu masukan user dan password admin yang sebelumnya sudah di buat saat proses installasi wordpress
  • Setelah login berhasil maka akan muncul tampilan dashboard wordpress.
  • Secara default jika menggunakan CyberPanel, maka pada wordpress akan terpasang plugin LiteSpeed Cache secara otomatis.

Redirect domain HTTP to HTTPS

Aktifkan redirect http to https pada domain anda agar selalu menggunakan protocol HTTPS

  • Masuk ke dashboard CyberPanel > masuk ke menu menu List Website (domain anda) > Manage > Rewrite Rules > pilih template: Force HTTP -> HTTPS.


7. Optimalisasi Pengaturan WordPress

Untuk mengoptimalkan WordPress, anda harus mengganti tema pada wordpress anda, mengatur permalinks dan menginstall beberapa plugins yang wajib dibutuhkan

Setting WordPress Address, Site Address dan Timezone

  • Masuk ke menu Settings > General > pastikan pada wordpress address dan site address sudah menggunakan https, dan pastikan timezone wordpress anda sudah di set dengan benar

Pasang Tema Pada Website WordPress

  • Anda dapat dengan mudah mengganti tampilan tema wordpress pada dashboard wordpress anda. WordPress sendiri banyak menyediakan tema gratis yang bisa anda gunakan. Download tema yang anda inginkan pada menu Appreace > Themes > Add New > Install tema yang anda inginkan.
  • Berikut tampilan tema wordpress pada artikel ini sesudah di edit

Ubah Permalink

Secara default, wordpress menghasilkan struktur permalink yang cukup panjang. Struktur default tersebut berupa tanggal serta nama URL. Permalink yang disukai oleh Google mengandung judul atau keyword. Kemudian, permalink yang lebih pendek akan memberikan performa yang lebih baik lagi. Ketika menentukan permalink, sebaiknya agar menggunakan Post Name. Cara ini akan membuat keyword lebih mudah terlihat ketika website anda tampil di Google.

  • Masuk ke menu Settings > Permalinks > pilih Post Name
  • Verifikasi link pada postingan anda

Ubah Profile Nickname dan Display name

Pastikan pada nickname dan display name publicly as tidak menggunakan name dari username anda untuk login ke wordpress, jangan menampilkan username anda kepada public akan sangat berbahaya.

  • Masuk ke menu Users > Profile > Ganti Nickname dan Display name anda > Update Profile

Install Plugin Edit Author Slug

Pastikan pada url link author anda tidak menggunakan username, jangan menampilkan username anda pada url author kepada public akan sangat berbahaya.

  • Masuk ke menu Users > Profile > Edit Author Slug > Ganti Author Slug > Update Profile
  • Verifikasi url author anda

Install Plugin SEO

Plugin SEO (Search Engine Optimization) memudahkan anda untuk melakukan optimasi SEO pada website. Dengan plugin SEO website anda akan dengan mudah ditemukan dan terindex oleh mesin pencari seperti Google. Plugin SEO yang paling populer yaitu Yoast SEO dan All in One SEO.

Pada artikel ini akan menggunakan All in One SEO

  • Masuk ke menu All in One SEO > General Settings > Webmaster Tools > Pilih Google Search Console
  • Buka Google Search Console dan masuk dengan akun google anda, link Google Search Console
  • Pada bagian URL prefix, masukan url website anda
  • Akan muncul tampilan seperti berikut, pilih HTML tag, copy meta data lalu paste bagian Google Search Console di All in One SEO lalu Save Changes.
  • Jika sudah di simpan perubahan, lalu coba Verify kepemilikan. Jika berhasil maka akan terverifikasi berwarna hijau.
  • Tunggu sekitar 48 jam hingga website anda dapat di index oleh mesin pencari Google.
  • Pengaturan All in One SEO yang bisa anda gunakan seperti berikut:
  • Masukan sitemap url pada Google Search Console (http://nama_domain_anda/sitemap.rss dan http://nama_domain_anda/sitemap.xml)

Install Plugin Akismet Anti-Spam

Plugin Akismet Anti-Spam memudahkan anda untuk memfilter setiap komentar yang masuk pada website anda, kebanyakan komentar yang masuk bersifat spam/sampah.

  • Masuk ke menu Akismet Anti-Spam > Set up ccount Akismet
  • Pilih paket Perssonal (Gratis) > Masukan alamat email dan nama domain anda > Cek kode verifikasi pada email anda lalu paste pada website akismet
  • Cek kembali email anda, akan terdapat kode Api untuk aktivasi plugin akismet pada wordpress anda

Install Plugin All 404 Redirect to Homepage

Plugin All 404 Redirect to Homepage digunakan untuk meredirect (mengelihkan) url yang tidak ada pada website anda ke halaman Homepage. Jadi website anda tidak akan menampilkan pesar error 404 ketika mengunjungi url yang tidak ada pada website anda.


Install Plugin Login No Captcha reCAPTCHA

Plugin Login No Captcha reCAPTCHA digunakan untuk mengamankan website dari serangan bruteforce dan bot dengan mengaktifkan google captcha.

  • Masuk ke menu Login NoCaptcha
  • Untuk mendapatkan Key dari Google Captcha buka link berikut
  • Masukan data pada Google reCaptcha: pilih reCaptcha v2, pilih “I’m not a robot”, masukan nama domain anda, ceklis Accept the reCaptcha
  • Copy SITE KEY dan SECRET KEY, lalu paste ke form plugin Login NoCaptcha
  • Logout dari wordpress anda lalu login kembali, maka pada tampilan form login akan ada options reCaptcha I’m not a robot

Install Plugin WPS Hide Login

Plugin WPS Hide Login digunakan untuk menyembunyikan halaman login wordpress dengan mengganti url login page sesuai keinginan anda.

  • Masuk ke menu Settings > WPS Hide Login
  • Tentukan Login url untuk wordpress anda, jadi url untuk login ke wordpress anda akan diganti dari http://nama_domain_anda/wp-login.php atau http://nama_domain_anda/wp-admin menjadi sesuai keinginan anda untuk mencegah serangan bruteforce

Install Plugin Wordfence Security

Plugin Wordfence Security merupakan sebuah Web Application Firewall yang digunakan untuk melindungi website dari berbagai macam serangan (bruteforce login, virus, xss, bot, realtime blocklist, dll)

  • Masuk ke menu Wordfence > Firewall > Manage Firewall
  • Secara default ketika pertama di install wordfence akan menggunakan Learning Mode untuk mempelajari website anda selama 1 minggu.
  • Pada Protection Level pilih Optimize The Wordfence Firewall > pilih webserver LiteSpeed/lsapi > Download .Htaccess > Continue
  • Scroll ke bagian bawah, cari Brute Force Protection > pastikan sudah enable > sesuaikan parameter seperti gambar dibawah
  • Masuk ke menu Wordfence > Login Security >Scan QR Code dengan aplikasi Google Authenticator pada smartphone anda, lalu masukan code yang tertera pada aplikasi google authenticator
  • Login Two-Factor Authentication sudah aktive
  • Masuk ke tab Setting, pastikan 2FA Role untuk Administrator: Required, Ceklis Allow remembering device for 30 days, scrol ke bawah Ceklis Disable XML-RPC Authentication, Ceklis Enable re-Captcha v3, masukan site key dan secret key, serta ganti nilai human/bot threshold menjadi 0.8 > Save
  • Logout dari wordpress anda lalu login kembali, sesudah memasukan username dan password maka akan muncul 2FA, masukan code yang ada pada aplikasi Google Authenticator. Ceklis Remember for 30 days jika tidak ingin ketika login harus memasukan kode 2fa kembali selama 30 hari.

Install Plugin WP File Manager

Plugin WP File Manager digunakan untuk menampilkan file manager website pada wordpress.


Install Plugin UpdraftPlus – Backup/Restore

Plugin UpdraftPlus – Backup/Restore digunakan untuk melakukan backup dan restore (full semua data website)

  • Masuk ke Menu Settings > UpdraftPlus Backup > tab Settings > tentukan jadwal backup, pilih daily untuk backup otomatis setiap hari. Untuk file backupnya akan tersimpan di dalam disk vps.
  • Anda juga bisa mengirim file backup ke Google Drive

Install Plugin LiteSpeed Cache

Plugin LiteSpeed Cache digunakan untuk mengoptimalkan load website supaya menjadi lebih cepat. Secara default jika menggunakan CyberPanel maka secara otomatis plugin LiteSpeed Cache akan terinstall.

  • Masuk ke menu LiteSpeed Cache > General > Request Domain Key
  • Berikut pengaturan LiteSpeed Cache yang bisa terapkan pada wordpress anda


8. Mengamankan Server VPS

Karena menggunakan server vps, jadi harus dan wajib untuk mengamankan akses ke dalam vps tersebut. Berikut beberapa hal yang harus di terapkan untuk mengamankan server vps:

Reset Password Web Admin OpenLiteSpeed

  • Jalankan script berikut pada vps anda, lalu masukan password yang baru.
bash /usr/local/lsws/admin/misc/admpass.sh
...<output>...
Please specify the user name of administrator.
This is the user name required to login the administration Web interface.

User name [admin]: admin

Please specify the administrator's password.
This is the password required to login the administration Web interface.

Password:
Retype password:
Administrator's username/password is updated successfully!

Tambahakan Security Header

  • Masuk ke dashboard CyberPanel > masuk ke menu menu List Website (domain anda) > Manage > vHost Conf
  • Cari baris context /
  • Ganti baris berikut: context /.well-known/acme-challenge { location /usr/local/lsws/Example/html/.well-known/acme-challenge allowBrowse 1
  • dengan script yang ada di bawah
context / {
allowBrowse             1
extraHeaders            <<<END_extraHeaders
Strict-Transport-Security "max-age=15552000; includeSubDomains;preload"
X-XSS-Protection 1;mode=block
X-Frame-Options SAMEORIGIN
Referrer-Policy strict-origin-when-cross-origin
X-Content-Type-Options nosniff
Public-Key-Pins 'pin-sha256="pin1"; pin-sha256="pin2"; max-age=2592000'
Content-Security-Policy default-src 'self' data: 'unsafe-eval' 'unsafe-inline' https: *.gravatar.com
Permissions-Policy: geolocation=(self "")
END_extraHeaders
  • Verifikasi Security Header pada website anda dengan web: https://securityheaders.com/ lalu masukan nama domain anda. Pastikan berwarna Hijau dan bernilai A atau A+

Install ModSecurity

  • Masuk ke CyberPanel > Menu Server: Security > ModSecurity conf > Install Now
  • Pastikan status ModSecurity, SecAuditEngine, SecRuleEngine dalam keadaan On
  • Masuk ke menu Server: Security > ModSecurity Rules Packs
  • Pastikan status package OWASP ModSecurity Core Rules dalam keadaan On dan ceklis semua rules

Ganti Port SSH

  • Masuk ke CyberPanel > Menu Server: Security > Secure SSH
  • Ganti ssh port dari 22 dengan port lain, dalam artikel ini menggunakan port 6789

Install Duo 2FA Untuk Proteksi SSH

Silahkan buka postingan berikut: Install Duo 2FA for Linux Login and SSH


Install CSF Firewall

  • Masuk ke CyberPanel > Menu Server: Security > CSF > Install Now
  • Masuk ke menu Server: Security > Firewall > akan muncul tampilan dashboard csf
  • Cari tombol Firewall Configuration untuk mengatur csf lebih lanjut
  • Berikut untuk komfigurasi CSF yang bisa anda terapkan pada server vps anda. Silahkan untuk disesuaikan. Simpan konfugurasi > Change > Restart csf + lfd
  • Cari tombol LFD Blocklist untuk memblokir IP penyerang yang sudah terdaftar di database csf
  • Hapus tanda # untuk mengaktifkan rule. Silahkan untuk disesuaikan.
  • Simpan konfugurasi > Change > Restart csf + lfd


9. Pengujian Performa Website (Tanpa CDN)

Pengujian Website Performance dengan https://www.webpagetest.org

  • Test Location: Asia/Jakarta, Indonesia dengan Connection 4G
  • Hasil test: https://www.webpagetest.org/result/220806_BiDcEW_315/
  • Test Location: North America/California dengan Connection 4G
  • Hasil test: https://www.webpagetest.org/result/220806_BiDcP2_328/
  • Test Location: Europe/London dengan Connection 4G
  • Hasil test: https://www.webpagetest.org/result/220806_BiDcP7_32T/

Pengujian Concurrent Connection dengan https://app.k6.io

  • Test Location: Palo Alto (America) dan Singapore (Asia)
  • 20 virtual user dengan waktu pengujian selama 6 menit

Pengujian Concurrent Connection dengan https://loader.io

  • 50 client dengan waktu pengujian selama 30 detik


10. Optimalisasi Website dengan CDN

Content Delivery Network adalah kumpulan dari server global yang terletak di beberapa data center dan tersebar di berbagai negara. Jaringan ini berfungsi untuk mengirimkan konten dari server ke suatu website.

Yang dilakukan oleh CDN adalah meningkatkan kecepatan pengiriman data melalui jaringan server kepada visitor dari lokasi terdekat yang paling memungkinkan. Jadi seberapa besar pun resource server yang anda miliki, lokasi dari sebuah server adalah salah satu faktor penting untuk meningkatkan kecepatan sebuah website.

Katakanlah lokasi visitor berada di USA, sedangkan server dari website anda berada di Indonesia. Karena jarak antara lokasi visitor dan server, pengiriman konten memerlukan proses waktu yang lama. Tapi, dengan adanya server CDN berada di beberapa tempat (misalnya USA, Eropa, Asia) proses pengiriman konten dapat lebih cepat.

CDN yang akan digunakan pada artikel ini adalah QUIC.cloud CDN. Karena mempunyai layanan gratis, sangat compatible dengan web server OpenLiteSpeed/LiteSpeed Enterprise, mendukung cache static and dynamic WordPress content, mempunyai 70 server cdn yang tersebar di beberapa negara termasuk Jakarta/Indonesia, dan juga untuk paket berbayarnya menggunakan sistem Pay As You Go, dan setiap bulan anda akan mendapatkan free credit.

Pastikan anda sudah menginstall Plugin LiteSpeed Cache pada wordpress anda.

  • Masuk ke dashboard wordpress > masuk ke menu LiteSpeed Cache > CDN > tab CDN Settings > QUIC.cloud CDN : ON > tab QUIC.cloud CDN Setup > Link to QUIC.cloud
  • Daftar akun QUIC.cloud dengan email anda, lalu cek konfirmasi untuk aktivasi akun pada email anda
  • QUIC.cloud CDN berhasil terhubung ke website wordpress anda
  • Selanjutnya ganti nameserver domain anda pada client area penyedia domain
  • Ganti nameserver dengan: jon.quicns.com dan kevin.quicns.com
  • Refresh CDN Setup Status
  • Verifikasi dns dengan dnschecker.org
  • Pastikan A record dan NS record pada domain anda sudah berganti menggunakan IP QUIC.cloud CDN

Konfigurasi QUIC.cloud CDN

  • Login ke dalam https://my.quic.cloud menggunakan akun anda
  • Masuk ke menu DNS Zone untuk menambahakan dns record, pastikan semua dns record pada cyberpanel sudah anda tambahkan ke quic.cloud
  • Masuk ke menu My Domains > pilih domain anda > tab CDN
  • Pada menu CDN, tab status > anda akan melihat status CDN anda dan paket yang anda gunakan.
  • Setiap bulan anda akan mendapatkan Free Credits sebanyak 50 credits, karena menggunakan OpenLiteSpeed, dan paket yang anda gunakan yaitu paket Standar yang mempunyai 70 server CDN yang tersebar di beberapa negara. Anda bisa mengatur zone mana saja yang akan anda aktifkan CDN nya, pada artikel ini hanya akan mengaktifkan zona North America, Europe, dan Asia. Jadi server CDN anda yang aktif hanya akan berada di Amerika Utara, Eropa, dan Asia. Jika ada visitor yang mengakses website anda berada di afrika, amerika latin, rusia, timur tengah, maka akan diarahkan ke server cdn terdekat dari lokasi visitor. Hal ini bisa untuk menghemat penggunaan credit anda.
  • Mausk ke menu Analytics untuk melihat penggunaan bandwidth cdn anda.
  • Masuk ke menu CDN Config > Cache
  • Aktifkan Dynamic Cache, Static Cache dan Auto Browser Cache
  • Aktifkan Connection Type to Origin, Enable QUIC Backend, Frontend Force HTTPS
  • Masuk ke Menu CDN Config > Traffic
  • Traffic Filters > Block Action: Reject with 403
  • Pilih Pilih default filter Allow All.
  • Pilih Negara masa saja yang akan di blokir agar website anda tidak bisa di akses dari negera tersebut. Pada artikel ini hanya mengijinkan negara yang berada di Asia saja, keculia negara China, Hongkong, India, Iran, Iraq, dan Israel akan di blokir. dan sisanya akan di blokir. (Untuk pengujian loader.io pastikan traffic dari Europe dan North America di Allow terlebih dahulu)
  • Aktifkan Alwats Fresh Crawl, Block WP API User List, Block WP API Embed, Block WLM/Manifest, Block Author Scan
  • Masuk ke menu CDN Config > Security
  • Anti DDoS > Aktifkan reCAPTCHA & WP Brute Force Defense dengan Connection Limit : 1000
  • Aktifkan URL Flood Protection, Block Brute Force by IP, Restrict XML-RPC request
  • Masukan IP berikut pada Access Control > IP/Subnet Blocklist (IP berikut merupakan IP bot/penyerang)
  • Pada reCAPTCAH setting pilih type Checkbox dengan max tries : 3
104.197.233.0/24, 104.208.92.0/24, 109.248.43.0/24, 13.66.139.0/24, 13.86.118.0/24, 13.89.223.0/24, 13.89.227.0/24, 13.90.142.0/24, 137.184.125.0/24, 137.184.138.0/24, 138.197.210.0/24, 143.244.168.0/24, 146.190.222.0/24, 146.59.17.0/24, 147.135.115.0/24, 147.135.115.64, 147.182.222.0/24, 149.202.87.0/24, 159.223.143.0/24, 159.89.33.0/24, 163.123.142.0/24, 165.227.105.0/24, 167.99.152.0/24, 170.106.52.0/24, 18.119.167.0/24, 18.191.139.0/24, 18.203.68.0/24, 18.206.189.0/24, 18.207.214.0/24, 18.208.10.0/24, 18.215.153.0/24, 18.224.45.0/24, 18.237.193.0/24, 180.253.162.229, 185.27.99.0/24, 188.40.125.0/24, 193.47.61.0/24, 194.38.20.0/24, 20.102.113.0/24, 20.104.76.0/24, 20.106.122.0/24, 20.107.220.0/24, 20.109.51.0/24, 20.110.66.0/24, 20.115.57.0/24, 20.115.8.0/24, 20.118.189.0/24, 20.119.77.0/24, 20.124.252.0/24, 20.125.115.0/24, 20.125.120.0/24, 20.127.10.0/24, 20.127.53.0/24, 20.127.63.0/24, 20.14.86.0/24, 20.150.150.0/24, 20.163.0.0/24, 20.163.100.0/24, 20.163.23.0/24, 20.163.41.0/24, 20.163.44.0/24, 20.163.77.0/24, 20.163.99.0/24, 20.168.15.0/24, 20.168.18.0/24, 20.168.180.0/24, 20.168.20.0/24, 20.168.30.0/24, 20.168.55.0/24, 20.168.88.0/24, 20.169.54.0/24, 20.172.19.0/24, 20.172.20.0/24, 20.172.21.0/24, 20.191.45.0/24, 20.198.221.0/24, 20.203.170.0/24, 20.203.211.0/24, 20.204.120.0/24, 20.204.16.0/24, 20.204.20.0/24, 20.205.101.0/24, 20.205.128.0/24, 20.205.142.0/24, 20.205.234.0/24, 20.206.77.0/24, 20.211.21.0/24, 20.216.36.0/24, 20.219.253.0/24, 20.219.31.0/24, 20.220.193.0/24, 20.225.141.0/24, 20.228.217.0/24, 20.232.13.0/24, 20.232.136.0/24, 20.233.15.0/24, 20.235.79.0/24, 20.242.100.0/24, 20.244.37.0/24, 20.25.145.0/24, 20.25.164.0/24, 20.25.189.0/24, 20.26.214.0/24, 20.28.151.0/24, 20.28.202.0/24, 20.29.116.0/24, 20.29.44.0/24, 20.29.66.0/24, 20.29.74.0/24, 20.29.76.0/24, 20.38.2.0/24, 20.42.56.0/24, 20.54.252.0/24, 20.55.122.0/24, 20.55.62.0/24, 20.62.88.0/24, 20.62.89.0/24, 20.65.90.0/24, 20.77.16.0/24, 20.84.66.0/24, 20.89.143.0/24, 20.94.225.0/24, 202.46.29.148, 206.189.90.0/24, 223.255.230.229, 23.102.91.0/24, 23.96.121.0/24, 23.99.216.0/24, 3.21.247.0/24, 3.237.48.0/24, 34.134.10.0/24, 34.170.92.0/24, 34.66.33.0/24, 34.93.61.0/24, 40.113.220.0/24, 40.113.238.0/24, 40.121.71.0/24, 40.122.195.0/24, 40.68.33.0/24, 40.76.163.0/24, 40.77.167.0/24, 40.77.21.0/24, 40.77.99.0/24, 40.78.135.0/24, 40.83.21.0/24, 46.37.18.0/24, 5.161.117.0/24, 5.161.146.0/24, 5.161.98.0/24, 51.120.71.0/24, 51.142.73.0/24, 52.140.52.0/24, 52.180.137.0/24, 52.89.169.0/24, 54.175.76.0/24, 65.108.103.0/24, 65.108.128.0/24, 65.108.14.0/24, 65.108.142.0/24, 65.108.41.0/24, 65.108.6.0/24, 65.108.99.0/24, 67.207.93.0/24, 72.11.157.0/24, 80.76.51.0/24, 85.31.44.0/24, 87.107.68.0/24, 91.191.209.0/24


11. Pengujian Performa Website (Dengan CDN)

Pengujian Concurrent Connection dengan https://loader.io

  • Pengujian dengan loader.io sebelum menggunakan CDN (before)
  • pengujian dengan 50 client selama 30 detik
  • rata-rata respond time: 1572 ms (semakin kecil = bagus) dengan respond sukses: 1185 (semakin besar = bagus)
  • Pengujian dengan loader.io sesudah menggunakan CDN (after)
  • pengujian dengan 50 client selama 30 detik
  • rata-rata respond time: 11 ms (semakin kecil = bagus) dengan respond sukses: 1500 (semakin besar = bagus)

Pengujian Concurrent Connection dengan https://app.k6.io

  • Test Location: Palo Alto (America) dan Singapore (Asia) > Sebelum menggunakan CDN (Before)
  • 20 virtual user dengan waktu pengujian selama 6 menit
  • Palo Alto: rata-rata respond time 963 ms (semakin kecil = bagus) dengan request sukses 3116 (semakin besar = bagus)
  • Singapore: rata-rata respond time 91 ms (semakin kecil = bagus) dengan request sukses 5022 (semakin besar = bagus)
  • Test Location: Palo Alto (America) dan Singapore (Asia) > Sesudah menggunakan CDN (After)
  • 20 virtual user dengan waktu pengujian selama 6 menit
  • Palo Alto: rata-rata respond time 9 ms (semakin kecil = bagus) dengan request sukses 5401 (semakin besar = bagus)
  • Singapore: rata-rata respond time 6 ms (semakin kecil = bagus) dengan request sukses 5411 (semakin besar = bagus)

Pengujian Website Performance dengan https://www.webpagetest.org

  • Test Location: Asia/Jakarta, Indonesia dengan Connection 4G
  • Hasil test: https://www.webpagetest.org/result/220808_AiDcZ4_3TR/
  • Test Location: North America/California dengan Connection 4G
  • Hasil test: https://www.webpagetest.org/result/220808_BiDcR2_3YP/
  • Test Location: Europe/London dengan Connection 4G
  • Hasil test: https://www.webpagetest.org/result/220808_BiDcZV_3Y1/


12. Monitoring Server VPS

Monitoring server sangat perlu dilakukan untuk mengetahui aktivitas performa dari server vps yang kita beli. Tool yang akan digunakan untuk monitoring yaitu menggunakan prometheus, node exporter dan grafana. Ke tiga tools tersebut akan di install pada vps.

Install Prometheus

  • Buat user Prometheus & Buat direktori untuk Prometheus di /etc dan /var/lib
useradd --no-create-home -s /bin/false prometheus
mkdir /etc/prometheus
mkdir /var/lib/prometheus
  • Buat direktori data untuk Prometheus
  • Ganti ownership direktori Prometheus yang sebelumnya sudah dibuat
for i in rules rules.d files_sd; do sudo mkdir -p /etc/prometheus/${i}; done
chown prometheus:prometheus /etc/prometheus
chown prometheus:prometheus /var/lib/prometheus
  • Download paket Promotheus yang paling terbaru
  • Ekstrak file Prometheus yang sebelumnya sudah di download
  • Masuk ke dalam direktori Prometheus
curl -s https://api.github.com/repos/prometheus/prometheus/releases/latest | grep browser_download_url | grep linux-amd64 | cut -d '"' -f 4 | wget -qi -
tar xvf prometheus*.tar.gz
cd prometheus*/
  • Salin file binary prometheus & promtool ke direktori /usr/local/bin dan /usr/bin
  • Salin file konfigurasi prometheus.yml ke direktori /etc/prometheus
  • Salin direktori consoles dan console_libraries ke direktori/etc/prometheus
cp prometheus /usr/bin/
cp prometheus /usr/local/bin/
cp promtool /usr/bin/
cp promtool /usr/local/bin/

cp prometheus.yml /etc/prometheus/prometheus.yml

cp -R consoles/ /etc/prometheus/
cp -R console_libraries/ /etc/prometheus/
  • Tambahkan file konfigurasi systemd service untuk prometheus di /etc/systemd/system/ dengan isi file seperti berikut:
nano /etc/systemd/system/prometheus.service
[Unit]
Description=Prometheus
Documentation=https://prometheus.io/docs/introduction/overview/
Wants=network-online.target
After=network-online.target
 
[Service]
Type=simple
Environment="GOMAXPROCS=1"
User=prometheus
Group=prometheus
ExecReload=/bin/kill -HUP $MAINPID
ExecStart=/usr/local/bin/prometheus \
  --config.file=/etc/prometheus/prometheus.yml \
  --storage.tsdb.path=/var/lib/prometheus \
  --web.console.templates=/etc/prometheus/consoles \
  --web.console.libraries=/etc/prometheus/console_libraries \
  --web.listen-address=0.0.0.0:9090 \
  --web.external-url=
 
SyslogIdentifier=prometheus
Restart=always
 
[Install]
WantedBy=multi-user.target
  • Ganti ownership Prometheus
  • Reload system daemon, jalankan service prometheus dan cek status service prometheus
for i in rules rules.d files_sd; do chown -R prometheus:prometheus /etc/prometheus/${i}; done
for i in rules rules.d files_sd; do chmod -R 775 /etc/prometheus/${i}; done
chown -R prometheus:prometheus /var/lib/prometheus/

systemctl daemon-reload
systemctl enable --now prometheus
systemctl status prometheus
  • Cek prometheus lewat browser dengan port 9090, dengan alamat http://ip_vps:9090 , pada bagian menu Status > Targets, akan ada 1 target prometheus, pastikan dalam keadaan status up, sampai di sini installasi prometheus sudah selesai.
  • Pastikan port 9090 sudah di allow lewat firewall csf

Install Node Exporter

  • Download paket installasi Node Exporter
  • Ektrak file node exporter yang sudah di dowload dan salin binary file nya ke /usr/local/bin dan /usr/bin
curl -s https://api.github.com/repos/prometheus/node_exporter/releases/latest | grep browser_download_url | grep linux-amd64 | cut -d '"' -f 4 | wget -qi -

tar -xvf node_exporter*.tar.gz
cd  node_exporter*/
cp node_exporter /usr/local/bin
cp node_exporter /usr/bin
  • Buat service node_exporter.service , dan isikan baris berikut
nano /etc/systemd/system/node_exporter.service
[Unit]
Description=Node Exporter
Wants=network-online.target
After=network-online.target
 
[Service]
User=prometheus
ExecStart=/usr/local/bin/node_exporter
 
[Install]
WantedBy=default.target
  • Reload systemd dan start service node_exporter
  • Cek service node_exporter
systemctl daemon-reload
systemctl enable --now node_exporter
systemctl status node_exporter
  • Tambahkan konfigurasi di prometheus.yml seperti berikut paling bawah (bisa menggunakan ip atau domain) job_name bisa di sesuaikan:
nano /etc/prometheus/prometheus.yml
  - job_name: "vps-bikinin-website"
    static_configs:
      - targets: ["localhost:9100"]
  • Restart service prometheus
systemctl restart prometheus
  • Kemudian cek di Prometheus Dashboard, Status > Targets, maka akan muncul dengan nama node_exporter seperti berikut atau sesuai dengan nama yang sudah di tentukan sebelumnya.

Install Grafana

  • Tambahkan repository grafana
apt-get install wget curl gnupg2 apt-transport-https software-properties-common -y
wget -q -O - https://packages.grafana.com/gpg.key | apt-key add -
echo "deb https://packages.grafana.com/oss/deb stable main" | tee -a /etc/apt/sources.list.d/grafana.list && apt-get update -y
  • Install grafana
apt install grafana -y
  • Jalankan service Grafana
systemctl enable --now grafana-server
systemctl status grafana-server
  • Akses Dashboard Grafana menggunakan port 3000 dengan alamat: http://ip_vps:3000, username dan password defaultnya adalah admin : admin , ganti password grafa setelah login berhasil.
  • Pastikan port 3000 sudah di allow lewat firewall csf
  • Untuk dapat menampilkan statistik metric server yang akan dimonitoring, tambahkan data source dengan memilih Prometheus, Configuration: Data Sources > Add Data Source > Select Prometheus.
  • Karena server Prometheus dan Grafana berada di satu server yang sama, masukkan URL http://localhost:9090, bisa menggunakan ip atau domain. kemudian Save & Test, Lakukan test untuk memastikan data source Prometheus nya bisa di gunakan.
  • Setelah data source Prometheus nya sudah di setup, tambahkan Dashboard untuk menampilkan metric untuk memonitoring server secara real time.
  • Template dashboard bisa di cari di link berikut https://grafana.com/grafana/dashboards, dan yang akan digunakan disini untuk linux adalah nomor 11074
  • Masukan nama dashboard dan metrics data source > Import
  • Tampilan dashboard grafana untuk monitoring utilitas vps anda.

Semoga Bermanfaat

herdiana3389

A system administrator with skills in system administration, virtualization, linux, windows, networking, cloud computing, container, etc.